Konsultan Pajak Darta Consulting – Banyak kita ketahui peran dan manfaat menggunakan jasa konsultan pajak. Namun, sebenarnya siapa saja yang harus menggunakan jasa konsultan pajak, dan bagaimana cara memilih konsultan yang terbaik, terpercaya dan tepat bagi masalah pajak Anda?

 

Siapa yang Harus Menggunakan Jasa Konsultan Pajak?

Pada dasarnya, jika Anda adalah orang pribadi maupun memiliki perusahaan, maka Anda adalah wajib pajak yang harus menjalankan kewajiban perpajakan. Dan untuk melakukan itu, maka diperlukan bantuan dari seorang konsultan pajak untuk memastikan perpajakan yang Anda lakukan telah sesuai aturan, mencegah timbulnya masalah pajak dan menyelesaikan kasus perpajakan Anda.

Menurut Undang Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, yaitu Bab III, Penetapan dan Ketetapan Pajak pada Pasal 12 menyatakan, setiap Wajib Pajak wajib membayar pajak yang terhutang berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan, dengan tidak menggantungkan pada adanya Surat Ketetapan Pajak. Jadi, yang wajib membayar pajak adalah setiap Wajib Pajak.

Berdasarkan Undang Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, yaitu Bab I, Ketentuan Umum pada Pasal 1, mengatakan, bahwa yang dimaksud dengan Wajib Pajak adalah orang atau badan yang menurut ketentuan perundang-undangan perpajakan ditentukan untuk melakukan kewajiban perpajakan. Berdasarkan definisi tersebut, maka WP digolongkan menjadi 2, yaitu wajib pajak orang pribadi dan wajib pajak badan.

 

siapa konsultan pajak

 

  1. Wajib Pajak Orang Pribadi (WP Orang Pribadi)

Yang dimaksud dengan Wajib Pajak Orang Pribadi adalah hanya satu orang saja (personal), seperti karyawan, dokter, pengacara, usahawan, PNS, TNI, POLRI, dan sebagainya sesuai dengan perturan perundang-undangan perpajakan yang berlaku saat ini. Berdasarkan contoh di atas, yang disebut dengan Wajib Pajak Orang Pribadi adalah:

  1. Wajib Pajak Orang Pribadi yang memiliki penghasilan dari usaha.
  2. Wajib Pajak Orang Pribadi yang memiliki penghasilan dari pekerjaan bebas.
  3. Wajib Pajak Orang Pribadi yang memiliki penghasilan dari pekerjaan.

WP Orang Pribadi dibagi menjadi 5 kategori, yakni:

  1. Orang Pribadi (Induk), yaitu terdiri dari Wajib Pajak belum menikah dan suami sebagai kepala keluarga.
  2. Hidup Berpisah (HB), yaitu wanita kawin yang dikenai pajak secara terpisah karena hidup berpisah berdasarkan putusan hakim (cerai).
  3. Pisah Harta (PH), yaitu suami istri yang dikenai pajak secara terpisah karena menghendaki secara tertulis berdasarkan perjanjian pemisahan harta dan penghasilan secara tertulis.
  4. Memilih Terpisah (MT), yaitu wanita kawin, selain kategori hidup berpisah dan pisah harta, yang dikenai pajak secara terpisah karena memilih melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakan terpisah dari suaminya.
  5. Warisan Belum Terbagi (WBT), sebagai satu kesatuan merupakan subyek pengganti, menggantikan mereka yang berhak, yaitu ahli waris.

 

  1. Wajib Pajak Badan (WP Badan)

Yang dimaksud Wajib Pajak Badan adalah sekumpulan orang atau modal yang merupakan kesatuan baik yang melakukan usaha maupun yang tidak melakukan usaha yang meliputi perseroan terbatas, perseroan komanditer, perseroan lainnya, badan usaha milik negara, atau badan usaha milik daerah.

WP Badan dibagi menjadi 5 kategori, yaitu:

  1. Badan, yaitu sekumpulan orang atau modal yang merupakan kesatuan baik yang melakukan usaha maupun yang tidak melakukan usaha.
  2. Joint Operation (JO), yaitu bentuk kerja sama operasi yang melakukan penyerahan barang kena pajak atau jasa kena pajak atas nama bentuk kerja sama operasi.
  3. Kantor Perwakilan Perusahaan Asing, yaitu Wajib Pajak perwakilan dagang asing atau kantor perwakilan perusahaan asing di Indonesia yang bukan Bentuk Usaha Tetap (BUT).
  4. Bendahara, yaitu bendahara pemerintah yang membayar gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan pembayaran lain terkait dengan pekerjaan, jasa, atau kegiatan, dan diwajibkan melakukan pemotongan atau pemungutan pajak yang berhubungan dengan pembayaran atas penyerahan barang dan jasa, serta pembayaran lainnya, sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan.
  5. Penyelenggara Kegiatan, yaitu yang melakukan pembayaran imbalan dengan nama dan dalam bentuk apa pun terkait dengan pelaksanaan kegiatan, dan diwajibkan melakukan pemotongan atau pemungutan pajak sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan.

 

Ciri-Ciri Konsultan Pajak Abal-Abal

 

Ciri-Ciri Konsultan Pajak Abal-Abal

  1. Tidak hanya menawarkan jasa tax planning

Anda perlu berhati-hati jika menemukan oknum jasa konsultan pajak yang tidak hanya memberikan penawaran berupa jasa tax planning. Namun konsultan tersebut juga menawarkan jasa lain yang berkaitan dengan pengurangan, penggelapan, dan beragam jenis kecurangan pajak yang lain.

Jasa konsultan pajak yang baik tidak akan berbuat demikian, namun ia akan menawarkan jasa yang transparan kepada wajib pajak, sehingga mampu mewujudkan masyarakat dan perusahaan sebagai warga negara yang baik dengan menjadi pribadi taat pajak.

  1. Memperkecil pajak

Selain itu, Anda juga harus waspada dengan jasa konsultan pajak yang memanfaatkan profesinya untuk meminimalisir pajak yang semestinya dibayarkan dengan memperkecil kewajiban pajak dengan tax evasion atau penggelapan. Hal ini tentunya melanggar undang-undang. Adapun cara memperkecil pajak tersebut yaitu:

  • Memperkecil penghasilan yang meliputi: melaporkan sebagian pendapatan, menurunkan harga jual dari yang seharusnya, serta memilih menjual pada pengusaha non-PKP agar lebih gampang dalam melapor penjualannya.
  • Memperbesar beban usaha.
  • Memperbesar harga pokok dari barang yang dijual.
  • Merendahkan harga dari ekspor barang terhadap perusahaan yang memiliki hubungan spesial di luar negeri.
  • Meninggikan harga dari impor barang maupun jasa yang ditawarkan oleh perusahaan yang mempunyai hubungan spesial di luar negeri.
  • Pembayaran dividen menuju pemegang dilakukan secara terselubung seakan-akan pembayaran hutang.
  • Merendahkan pendapatan pegawai maupun pembayaran yang lain, sedang pada perhitungan laba-rugi perusahaan ditinggikan, karena untuk merendahkan laba dikenakan PPh badan.

 

Kantor Konsultan Pajak Jakarta

Darta Tax Consultant adalah kantor konsultan pajak yang berdiri sejak tahun 2003 dan memiliki layanan perpajakan terlengkap, meliputi :

  • Jasa Konsultasi Perpajakan
  • Jasa SPT Tahunan
  • Jasa Keberatan dan Banding
  • Jasa Restitusi Pajak
  • Jasa Laporan Pajak / Tax Compliance
  • Jasa Pendampingan Pemeriksaan Pajak
  • Jasa Review Pajak / Tax Review
  • Jasa Tax Planning / Perencanaan Pajak

 

Jasa Konsultan Pajak Jakarta

Sebagai Tax Consultant, kami melayani jasa konsultan perpajakan yang meliputi :

  • Konsultan Pajak SPT Tahunan Orang Pribadi / Perorangan
  • Konsultan Pajak SPT Tahunan Badan Usaha / Perusahaan
  • Konsultan Pajak SPT Masa Bulanan Orang Pribadi / Perorangan
  • Konsultan Pajak SPT Masa Bulanan Badan Usaha / Perusahaan
  • Konsultan Pajak Penghasilan PPh Orang Pribadi / Perorangan
  • Konsultan Pajak Penghasilan PPh Badan Usaha / Perusahaan
  • Konsultan Pajak Penghasilan PPh Pemotongan & Pemungutan
  • Konsultan Pajak PPN & PPnBM
  • Konsultan Pajak Hotel
  • Konsultan Pajak Restoran
  • Konsultan Pajak Reklame
  • Konsultan Pajak Hiburan
  • Konsultan Pajak PBB & BPHTB

 

Jasa Konsultan Pajak Indonesia

Darta Tax Consultant melayani jasa konsultansi perpajakan di berbagai wilayah Indonesia, meliputi :

  • Jasa Konsultan Pajak Jakarta: Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Pusat
  • Jasa Konsultan Pajak Bekasi, Bogor, Depok, Tangerang
  • Jasa Konsultan Pajak Jawa Barat: Bandung, Purwakarta, Cirebon, Tasikmalaya, Majalengka, Sukabumi, Cimahi
  • Jasa Konsultan Pajak Jawa Tengah: Rembang, Solo, Yogyakarta (Jogja), Brebes, Sumpiuh, Tegal, Temanggung, Slawi, Purwokerto, Semarang, Cilacap, Blora, Kendal, Pekalongan, Purbalingga, Banyumas, Purworejo
  • Jasa Konsultan Pajak Surabaya (SBY), Malang, Madiun, Kediri, Gresik, Sidoarjo, Ngawi, Pamekasa, Pasuruan, Ponorogo, Blitar
  • Jasa Konsultan Pajak Aceh, Lhoksmawe, Sigli
  • Jasa Konsultan Pajak Bali, Denpasar, Buleleng, Gianyar
  • Jasa Konsultan Pajak Kalimantan Timur: Berau, Balikpapan, Bontang, Samarinda, Kutai
  • Jasa Konsultan Pajak Kalimantan Barat: Pontianak, Sambas
  • Jasa Konsultan Pajak Kepulauan Riau: Batam, Pekanbaru
  • Jasa Konsultan Pajak Nusa Tenggara Barat (NTB): Matarram
  • Jasa Konsultan Pajak Nusa Tenggara Timur (NTT): Labuan Bujo dan Kupang
  • Jasa Konsultan Pajak Sulawesi: Luwuk, Manado, Makassar
  • Jasa Konsultan Pajak Medan, Jambi, Palembang, Padang, Bukit Tinggi, Lampung

 

Selain itu, Darta Consulting juga menyediakan jasa profesional seperti :

 

Untuk informasi lebih lengkap silahkan kunjungi website kami di :
www.dartaconsulting.co.id
atau hubungi marketing kami di :
marketing@darta.co.id
021 – 53164777