Kantor Jasa Konsultan Hukum Darta Consulting- Umumnya ketika seseorang ingin membuka suatu usaha atau menjalankan bisnis yang dijadikan bahan pertimbangan adalah prospek usaha, jumlah modal, dan kemampuan menjalankan usaha/bisnis. Selain itu, Anda juga harus mengetahui Syarat Legal sebelum memulai bisnis :

Dengan adanya legalitas usaha, ini menunjukan bukti bahwa usaha yang akan dijalankan tunduk pada aturan hukum. Selain itu, perusahaan ataupun instansi lain bakal percaya bahwa perusahaan yang Anda miliki adalah sah. Dengan izin usaha itu pula, ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan.

Baca Juga : Ini yang Harus Anda Ketahui tentang Merger dan Akuisisi

Legalitas Usaha

Apakah yang dimaksud dengan legalitas usaha? Legalitas memiliki pengertian sebuah bukti secara sah yang harus dimiliki oleh suatu usaha (bisnis). Pentingnya legalitas usaha bisa juga diartikan sebagai suatu izin usaha. Hal ini merujuk pada dokumen-dokumen resmi yang harus dimiliki oleh suatu usaha atau perusahaan yang disahkan oleh lembaga hukum tertentu. Dokumen-dokumen itu harus sesuai dengan keadaan nyata yang ada di perusahaan tersebut yang menunjukkan bahwa usaha tersebut tidaklah fiktif.

Surat izin usaha merupakan salah satu wujud izin yang diberikan oleh pemerintah kepada pihak yang mempunyai usaha untuk menjalankan usahanya secara resmi atau legal. Surat izin yang menyatakan legalitas usaha ini sangat penting untuk dimiliki oleh setiap pengusaha.

Faktanya, pada pengusaha kecil ataupun pemula banyak yang masih mengabaikan legalitas usaha yang mereka bangun, karena masih menganggap bahwa mengurus legalitas dan izin usaha itu menghabiskan banyak dana dan prosesnya ribet. Padahal, sebenarnya tidaklah seperti itu. Dengan memiliki izin usaha ataupun legalitas yang telah resmi, ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan.

Menurut Undang-Undang RI nomor 28 pada tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah telah dijelaskan bahwa dalam mengurus Surat izin Usaha Perdagangan (SIUP), Izin Usaha Industri (IUI), Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK), Tanda Daftar Industri (TDI), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Tanda Daftar Gudang (TDG), Izin Perluasan, Izin Pariwisata dan Izin Lokasi itu sebenarnya bebas retribusi atau istilah lainnya adalah gratis. Dengan adanya legalitas berarti usaha kita secara sah dapat beroperasi di negara ini.

Baca Juga : ‌Jasa Konsultan Hukum, Legal dan Pengacara Jakarta

Keuntungan Memiliki Izin Usaha:

Keuntungan#1. Perlindungan hukum
Dengan memiliki izin/legalitas maka usaha Anda tercatat secara legal oleh pemerintah, sehingga Anda dapat terhindar dari tindakan penertiban oleh Satpol PP. Anda akan merasa aman dan nyaman dalam membuka usaha.

Keuntungan#2Penunjang usaha
Dalam meningkatkan usaha yang dimiliki, sudah tentu usaha Anda akan membutuhkan tambahan modal dari perbankan. Nah, izin usaha adalah salah satu syarat untuk pengajuan kredit modal usaha Anda.

Keuntungan#3Syarat mengikuti tender/lelang
Untuk beberapa jenis usaha, seperti pengembang perumahan dan produksi, kegiatannya berkaitan erat dengan tender suatu proyek. Dalam tender, mensyaratkan bahwa para peminat harus memiliki bukti legalitas. Oleh karenanya kepemilikan izin usaha yang merupakan bukti legalitas menjadi sangat penting bagi para pengusaha.

Keuntungan#4Pengembangan usaha ke level internasional
Bagi para pengusaha lokal yang ingin memperluas jangkauan pemasaran ke level internasional kepemilikan izin usaha juga sangat membantu. Karena izin usaha menjadi syarat pendukung untuk melaksanakan perdagangan ekspor dan impor.

Keuntungan#5Sarana promosi dan tingkatkan kredibilitas
Dengan mengurus izin usaha dan mencatatkannya di instansi-instansi pemerintah, maka membuka peluang Anda untuk mempromosikan secara individu dan membuka peluang untuk mengikuti pameran yang diselenggarakan oleh instansi pemerintah. Kredibilitas usaha Anda juga semakin terpercaya karena sudah terbukti secara legal formal, sehingga masyarakat tidak ragu untuk memilih produk barang/jasa Anda.

Berdasarkan keuntungan-keuntungan tersebut, maka sangatlah penting bagi perusahaan membuat legalitas perusahaan. Nah, untuk memajukan bisnis Anda, berikut kami sajikan kelengkapan persyaratan legal memulai bisnis yang berlaku di Indonesia.

Baca Juga : Diberhentikan dari Jabatan, Pegawai Gugat Menristekdikti ke PTUN

Syarat Legal Memulai Bisnis

1. Surat Izin Usaha Dagang (UD)
Surat izin usaha dagang merupakan surat izin usaha perseorangan yang bisa didapat dengan mengajukan permohonan izin usaha di kantor wilayah Departemen Perindustrian dan Perdagangan di wilayah tempat tinggalnya.

2. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
Nomor wajib pajak ini digunakan sebagai tanda pengenal identitas wajib pajak untuk melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya. NPWP biasanya akan dicantumkan dalam setiap dokumen perpajakan. Untuk mendapatkan NPWP kita harus mengajukan permohonan ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di wilayah di mana Anda berdomisili.

3. Surat Izin Tempat Usaha (SITU)
Surat izin ini diberikan kepada perorangan, perusahaan, ataupun badan usaha untuk mendapatkan izin tempat usaha sesuai tata ruang wilayah dalam rangka penanaman modal. Surat izin ini dikeluarkan oleh pemerintah daerah dan masa berlakunya paling lama tiga tahun. Apabila masa berlakunya telah habis bisa diperpanjang dengan syarat-syarat yang berlaku.

4. Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU)
Surat keterangan ini merupakan salah satu kelengkapan legalitas usaha yang dikeluarkan oleh kantor kelurahan ataupun kantor kecamatan dimana usaha tersebut dibangun. Surat ini biasanya dibuat untuk mengurus berbagai dokumen lainnya yang terkait dengan pendirian sebuah badan usaha, seperti SIUP, NPWP, TDP, dan lain-lain.

5. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
SIUP dikeluarkan pemerintah daerah untuk melaksanakan kegiatan perdagangan. Setiap perusahaan yang melakukan kegiatan perdagangan wajib memperoleh SIUP ini. SIUP ini terdiri atas 3 kategori, yaitu SIP Kecil, SIUP Menengah, dan SIUP Besar tergantung pada kriteria banyaknya modal yang dimiliki oleh setiap usaha.

6. Surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
Kelengkapan legalitas ini diberikan pemerintah daerah kepada pengusaha untuk membangun dalam rangka pemanfaatan tempat sesuai yang diberikan. IMB berguna untuk menciptakan tata guna lahan dan tertib bangunan yang sesuai dengan peruntukannya.

7. Surat Izin Usaha Industri (SIUI)
Kemudian surat ini merupakan surat izin usaha kecil-menengah yang mendukung usaha yang bergerak di bidang industri. Surat ini didapatkan dengan mengajukan permohonan di Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) daerah masing-masing tingkat kabupaten atau kota.

8. Surat Izin Prinsip
Surat izin ini dikeluarkan pemerintah daerah kepada badan usaha yang akan melakukan kegiatan usaha di suatu daerah. Surat ini memberikan kepastian hukum dalam kegiatan berinvestasi dan meningkatkan sumber-sumber pendapatan daerah secara asli.

9. Izin BPOM
Selanjutnya adalah surat izin yang dikeluarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kepada badan usaha yang memproduksi makanan dan minuman serta produsen kosmetika dan obat-obatan lainnya, yang menyatakan bahwa produk yang diproduksinya aman dan tidak mengandung unsur yang berbahaya.

10. Tanda Daftar Perusahaan
Tanda daftar perusahaan merupakan tanda bukti pengusaha tersebut telah melakukan kewajibannya mendaftarkan perusahaannya dalam daftar perusahaan. Pendaftarannya wajib dilakukan oleh pemiliki usaha.

Dengan mengetahui pentingnya persyaratan legal memulai bisnis diharapkan masyarakat yang memiliki usaha ataupun bisnis di berbagai bidang dapat mengurus surat izin usahanya. Selain demi kemajuan usahanya itu sendiri, ini juga bisa membantu dalam pembangunan negara menjadi negara yang lebih baik demi kemakmuran bersama.