Kantor Jasa Konsultan Hukum Darta Consulting – Sengketa tanah merupakan salah satu masalah yang amat sulit penyelesaiannya, karena ada selisih hak antara dua pihak atau lebih. Penyelesaian sengketa tanah melalui negosiasi dan mediasi yang ditangani pengacara dan konsultan hukum sengketa tanah adalah cara terbaik, karena bertujuan memberikan win-win solution bagi para pihak.

 

Pengertian Sengketa Tanah

Sengketa pertanahan adalah proses interaksi antara dua orang atau lebih, atau kelompok yang masing-masing memperjuangkan kepentingannya atau obyek yang sama, yaitu tanah dan benda-benda lain yang berkaitan dengan tanah, seperti air, tanaman, tambang dan udara yang berada dibatas tanah yang bersangkutan.

Terkait sengketa tanah, ada peraturan terkait kasus pertanahan, yaitu Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 11 Tahun 2016 tentang Penyelesaian Kasus Pertanahan (Permen Agraria 11/2016).

Dalam Permen Agraria 11/2016, yang disebut dengan kasus pertanahan adalah Sengketa, Konflik, atau Perkara Pertanahan untuk mendapatkan penanganan penyelesaian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan/atau kebijakan pertanahan.

Jadi, kasus pertanahan dibagi menjadi tiga, yaitu:

  1. Sengketa Tanah adalah perselisihan pertanahan antara orang perseorangan, badan hukum, atau lembaga yang tidak berdampak luas.
  2. Konflik Tanah adalah perselisihan pertanahan antara orang perseorangan, kelompok, golongan, organisasi, badan hukum, atau lembaga yang mempunyai kecenderungan atau sudah berdampak luas.
  3. Perkara Tanah adalah perselisihan pertanahan yang penanganan dan penyelesaiannya melalui lembaga peradilan.

Jika kasus yang Anda hadapi belum sampai ke lembaga peradilan, maka kasus Anda adalah sengketa tanah. Penyelesaian sengketa tanah dilakukan berdasarkan:

  • Inisiatif dari kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional atau
  • Pengaduan masyarakat

 

Baca juga: Ini Saat Tepat Menggunakan Jasa Konsultan Hukum

 

Sifat Permasalahan Sengketa Tanah

  1. Masalah yang menyangkut prioritas dapat ditetapkan sebagai pemegang hak yang sabatas tanah yang berstatus hak, atau atas tanah yang belum ada haknya.
  2. Bantahan terhadap sesuatu alasan hak atau bukti perolehan yang digunakan sebagai dasar pemberian hak.
  3. Kekeliruan/kesalahan pemberian hak yang disebabkan penerapan peraturan yang kurang atau tidak benar.
  4. Sengketa atau masalah lain yang mengandung aspek-aspek sosial.

 

Baca juga: Manfaat Menggunakan Layanan Pengacara dan Konsultan Hukum

 

Pengacara dan Konsultan Hukum Sengketa Tanah

Untuk mengatasi sengketa tanah, maka Anda harus menggunakan jasa pengacara dan konsultan hukum sengketa tanah yang ahli dan berpengalaman di bidangnya.

Pengacara dan Konsultan Hukum Darta Consulting adalah lawfirm atau jasa pengacara dan konsultan hukum yang membantu Anda dalam memberikan: Layanan Konsultasi Hukum, Pengacara Penanganan Kasus, Draft & Analisa Perjanjian, Layanan Pendapat Hukum, Pendampingan Hukum, dan Layanan Perwakilan Pengadilan.

Bidang praktik yang kami tangani yaitu: Kasus Pidana Umum, Kasus Pidana Khusus, Perkara Perdata Umum, Pertanahan & Property, Perkawinan & Cerai, Keluarga & Warisan, Bisnis & Perusahaan

Baca juga: Jasa Konsultan Hukum – Kasus Pidana

 

Wilayah dan Area Layanan Jasa Pengacara dan Konsultan Hukum

Darta Consulting menyediakan layanan jasa pengacara, konsultan hukum, dan jasa konsultan pajak untuk seluruh wilayah di Indonesia seperti sebagian besar di wilayah Pulau Jawa, yaitu:

Bandung, Banjar, Batu, Bekasi, Blitar, Bogor, Cilegon, Cimahi, Cirebon, Depok, DKI Jakarta, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Kediri, Madiun, Magelang, Malang, Mojokerto, Pasuruan, Pekalongan, Probolinggo, Salatiga, Semarang, Serang, Sukabumi, Surabaya, Surakarta, Tasikmalaya, Tangerang, Tegal, Yogyakarta.

Selain itu, Darta Consulting juga melayani jasa konsultan hukum dan jasa konsultan pajak untuk wilayah lain di pulau Sumatera, Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.